Pages

20 May 2013

Instalasi SNMP dan MRTG pada Ubuntu 12.04


A.      SNMP (Simple Network Management Protocol)
SNMP adalah sebuah protokol yang dirancang untuk memberikan kemampuan kepada pengguna untuk memantau dan mengatur jaringan komputernya secara sistematis dari jarak jauh atau dalam satu pusat kontrol saja. Pengolahan ini dijalankan dengan menggumpulkan data dan melakukan penetapan terhadap variabel-variabel dalam elemen jaringan yang dikelola.

B.       MRTG (Multi Router Traffic Grapher)
The Multi Router Traffic Grapher (MRTG) adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memonitoring traffic yang masuk kedalam jaringan. MRTG menampilkan halaman web html yang didalamnya terdapat gambar format PNG yang menyediakan representasi visual secara langsung dari traffic yang ada.

C.      ELEMEN – ELEMEN SNMP
a)     MANAJER
Merupakan pelaksana dan manajemen jaringan. Pada kenyataannya manager ini merupakan komputer biasa yang ada pada jaringan yang mengoperaksikan perangkat lunak untuk manajemen jaringan. Manajer ini terdiri atas satu proses atau lebih yang berkomunikasi dengan agen-agennya dan dalam jaringan. Manajer akan mengumpulkan informasi dari agen dari jaringan yang diminta oleh administrator saja bukan semua informasi yang dimiliki agen.
b)        MIB (MANAGER INFORMATION BASE)
MIB ini dapat dikatakan sebagai struktur basis data variabel dari elemen jaringan yang dikelola. Struktrur ini bersifat hierarki dan memiliki aturan sedemikian rupa sehingga informasi setiap variabel dapat dikelola atau ditetapkan dengan mudah.
c)     AGEN
Agen merupakan perangkat lunak yang dijalankan disetiap elemen jaringan yang dikelola. Setiap agen mempunyai basis data variabel yang bersifat lokal yang menerangkan keadaan dan berkas aktivitasnya dan pengaruhnya terhadap operasi.

D.      TUTORIAL INSTALASI DAN KONFIGURASI SNMP :
1.    Buka terminal Ubuntu 12.04, lalu masukkan perintah berikut :
$ sudo su 
$ masukkan password ubuntu anda 
Sudo adalah program yang terdapat di linux yang digunakan untuk menjalankan perintah yang membutuhkan akses dari akun root. Sudo hanya dapat digunakan oleh user yang sudah terdaftar di file /etc/sudoers. Pada saat dijalankan sudo akan meminta password user yang menjalankan sudo tersebut, tetapi bisa juga dibuat untuk meminta password root atau tanpa password sama sekali. Secara default password yang dimasukkan tadi akan disimpan selama 15 menit agar dalam waktu 15 menit kedepan anda tidak perlu lagi memasukkan password jika menggunakan sudo. 
Sudo su memberikan kewenangan agar user biasa dapat bertingkah seperti super user (sudo --> super user do) sehingga user biasa pun dapat leluasa "menguasai sistem". 

2.  Setelah masuk kedalam root, cek APACHE, SNMP, dan MRTG anda dengan perintah berikut : 
$ dpkg –l |grep apache2 à cek APACHE 
$ dpkg –l |grep snmp      à cek SNMP 
$ dpkg –l |grep mrtg       à cek MRTG 
Perintah dpkg merupakan salah satu package manager yang dapat kita gunakan untuk melakukan management (install/uninstall).
Perintah dpkg banyak macamnya, salah satunya adalah dpkg -l yang merupakan perintah untuk melihat daftar package yang telah terinstall beserta versi package yang telah terinstall dan deskripsinya. 
Sedangkan |grep digunakan untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan

3.  Apabila telah di install SNMP dan MRTG nya, ada baiknya anda me-remove nya terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada konfigurasi yang telah dilakukan sebelumnya :
$ apt-get remove snmp 
$ apt-get remove mrtg 
Perintah apt-get remove merupakan perintah untuk me-remove aplikasi. Seperti contoh diatas berarti perintah tersebut untuk me-remove SNMP dan MRTG.


4.  Bila APACHE anda belum ter-install, maka install terlebih dahulu APACHE tersebut dengan memasukkan perintah :
$ apt-get install apache2
Perintah apt-get install merupakan perintah untuk meng-install aplikasi. Seperti contoh diatas berarti perintah tersebut untuk meng-install APACHE.

5.    Setelah selesai install APACHE, maka lanjutkan meng-install SNMP :
$ apt-get install snmp snmpd
Perintah apt-get install merupakan perintah untuk meng-install aplikasi. Seperti contoh diatas berarti perintah tersebut untuk meng-install SNMP dan SNMPD.

6.    Lalu masukkan perintah berikut untuk mengedit file snmpd.conf :
$ nano /etc/snmp/snmpd.conf
Ketika telah terbuka file tersebut, maka lakukan perubahan pada bagian berikut :
Hilangkan tanda # pada tulisan “ #rocommunity public localhost
Sehingga menjadi “rocommunity public localhost

Dan pada bagian berikut :
Syslocation [Nama Projek]
Syscontact [Nama Depan]

Pada bagian ini, saya mengubahnya menjadi :
Syslocation Lab234
Syscontact Misra
Perubahan ini dilakukan untuk mengetahui lokasi user yang memonitoring SNMP dan mengetahui identitas serta email dari user.

7.    Lalu restart SNMPD menggunakan perintah :
$ /etc/init.d/snmpd restart
Ini untuk melakukan restart pada file snmpd.conf yang diubah tadi.

8.    Setelah itu, tes localhost nya dengan memasukkan perintah ini :
$ snmpwalk –v 2c –c public localhost
Maka akan muncul seperti berikut :

E.  TUTORIAL INSTALLASI DAN KONFIGURASI MRTG
1.    Install MRTG :
$ apt-get install mrtg 
Perintah apt-get install merupakan perintah untuk meng-install aplikasi. Seperti contoh diatas berarti perintah tersebut untuk meng-install MRTG.

2.    Buat folder mrtg di dalam www dengan cara :
$ mkdir /var/www/(nama folder)
Digunakan untuk membuat direktori baru seperti command md di DOS.
Contoh :
$ mkdir /var/www/mrtg

3.    Konfigurasi MRTG
cfgmaker --global ‘workdir: /var/www/(nama folder yang telah dibuat tadi)’ --output /etc/mrtg.cfg public@localhost
Cfgmaker digunakan untuk konfigurasi text file untuk pengumpulan data MRTG.
Contoh :
$ cfgmaker --global ‘workdir: /var/www/mrtg’ --output /etc/mrtg.cfg public@localhost 

4. Untuk menampilkan grafik dari konfigurasi MRTG, masukkan perintah berikut :
$ indexmaker /etc/mrtg.cfg --columns=1 --output /var/www/(nama folder)/index.html
Contoh :
$ indexmaker /etc/mrtg.cfg --columns=1 --output /var/www/mrtg/index.html

5.    Setelah selesai, buka Web Browser seperti Mozilla dan ketik URL berikut ini untuk menampilkan grafiknya :
http://localhost/mrtg/

Tampilan yang muncul akan seperti dibawah berikut :
Grafik diatas tersebut adalah traffic dari localhost. Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa pergerakan datanya sangat lambat, kecepatan datanya pun kecil. Ini dikarenakan pada saat memonitoring, traffic yang terjadi pada saat itu padat. Karena localhost melakukan akses ke beberapa situs, salah satunya adalah youtube.com yang memang membutuhkan koneksi yang cepat.

F.  MONITORING GATEWAY
1.    Lakukan terlebih dahulu restart SNMPD.
$ /etc/init.d/snmpd restart

2.    Test SNMP nya.
snmpwalk –v 2c –c public (ip gateway)
Contoh :
$ snmpwalk –v 2c –c public 172.16.30.1 à jaringan LAN
$ snmpwalk –v 2c –c public 172.16.40.1 à Wireless

3.    Buat folder MRTG dianjurkan untuk membuat nama berbeda dari sebelumnya.
$ mkdir /var/www/(nama folder)
Contoh :
$ mkdir /var/www/mrtg

4.    Konfigurasi MRTG untuk IP gateway tersebut.
$ cfgmaker --global ‘workdir: /var/www/(nama folder)’ --output /etc/mrtg.cfg public@(ip gateway)
Contoh :
$ cfgmaker --global ‘workdir: /var/www/mrtg’ --output /etc/mrtg.cfg public@172.16.30.1

5.    Untuk menampilkan grafik dari konfigurasi MRTG, masukkan perintah berikut :
$ indexmaker /etc/mrtg.cfg --columns=1 --output /var/www/(nama folder)/index.html
Contoh :
$ indexmaker /etc/mrtg.cfg --columns=1 --output /var/www/mrtg/index.html

6.    Setelah selesai, buka Web Browser seperti Mozilla dan ketik URL berikut ini untuk menampilkan grafiknya : http://localhost/mrtg

     Tampilan yang muncul akan seperti berikut : 

Grafik kedua ini merupakan grafik untuk traffic pada gateway. Dapat dilihat dari grafik tersebut, kecepatan datanya tergantung pada user yang menggunakan trafficnya. Dari grafik ini kita juga dapat melihat nilai bytes per secondnya.

NOTE :
Pada saat konfigurasi di terminal, pastikan bahwa tulisan, tanda baca seperti petik, tanda koma ataupun spasi telah tepat. Karena apabila terjadi kesalahan maka bisa saja konfigurasi menjadi error. Dianjurkan untuk tidak meng-copy perintah-perintah tersebut untuk di paste kan pada terminal karena bisa saja akan terjadi error.

Sumber :
- http://indrasufian.wordpress.com/2008/05/01/simple-network-management-protocol-snmp/
- http://oktathea.wordpress.com/2011/11/15/pengertian-snmp-simple-network-management-protocol/
- http://andiwre.itmaranatha.org/download/adminlinux/mrtg%20dan%20munin.pdf
- Modul Praktikum Penulis
Share on: Facebook Twitter Google+ Linkedin

0 comments:

Post a Comment